Miking
adalah tehnik penggunaan mikrofon yang baik berdasarkan hasil percobaan
yang dilakukan oleh berbagai pabrik mikrofon . Miking yang benar sangat
dibutuhkan untuk didalam studio rekaman atau dalam pertunjukan musik
hidup, agar suara musik yang dihasilkan benar2 berkwalitas. Cara
penggunaan mic yang kurang tepat akan menghasilkan suara yang kurang
sempurna.
Kesempurnaan
suara yang dimaksud disini adalah hasil suara yang mendekati keaslian
sesuai sumber suara yang akan diambil. Sedapat mungkin suara terbebas
dari suara2 lain selain sumber suara yang diinginkan, atau bebas dari
kebisingan lingkungan, tetapi warna suara harus tetap terdengar alami.
Disini
akan saya prioritaskan tehnik miking vocal, dikarenakan bagian ini
merupakan hal terpenting dalam pertunjukan musik hidup. Kejanggalan
suara alat musik kadang diartikan oleh penonton sebagai improvisasi
musisi, tetapi kejanggalan suara penyanyi atau orator atau MC akan
langsung mengundang penilaian bahwa sound systemnya buruk. Itulah
sebabnya mengapa saya menganggap miking vocal merupakan bagian yang
sangat penting.
Suara
manusia yang kita dengar bukan hanya suara yang keluar dari rongga
mulut, tetapi juga yang keluar dari rongga hidung. Suara yang keluar
dari rongga hidung adalah suara yang sudah memperoleh penguatan pasif
akibat efek gema pada ruang sinus. Bila kita hanya mengambil suara yang
keluar dari mulut, suara akan terdengar tipis dan agak garing, berbeda
bila kita mengambil suara dari mulut dan dari hidung secara bersamaan,
hasilnya akan didapat suara yang alami dan terasa utuh.
Dibawah ini saya lampirkan gambar miking vocal yang benar dan yang salah:
Cara miking vocal yang benar, suara dari mulut dan dari hidung dapat ditangkap oleh mikrofon.
|
Cara miking vocal yang salah karena mikrofon hanya menangkap suara yang keluar dari mulut.
|
Dengan
melihat gambar diatas, maka agar selalu diingat, usahakan mikrofon
selalu menghadap kearah antara hidung dan mulut, agar suara yang
tertangkap mikrofon merupakan paduan suara mulut dan hidung.
Kemudian
untuk menjaga level suara agar baik dan konstan levelnya usahakan untuk
mendekatkan mic kedekat mulut dan hidung ketika level suara kita
rendah, jauhkan mic ketika level kita kuat misalnya saat teriak.
Seberapa dekat dan seberapa jauh jarak mic kemulut kita harus dicoba dan
dilatih, agar saat tampil dipanggung gerak pengaturan jarak mic kemulut
terjadi secara otomatis karena kebiasaan yang benar. Kadang bila mic
terlalu dekat suara hembusan angin yang keluar dari mulut bisa menjadi
gangguan, untuk mengatasi gangguan hembusan angin tsb sebaiknya mic
dipasangkan wind screen (penapis angin) yang terbuat dari bahan karet
sponse. Untuk mic shure sm58 wind screen sudah terpasang didalamnya,
sehingga jarang dibutuhkan wind screen tambahan.
Proximity Effect:
Dalam
tehnik microphone kita sering menemukan istilah Proximity Effect,
dimana semakin dekat mic kesumber suara semakin kuat suara nada rendah
yang ditangkap oleh mic. Bila mic terlalu dekat kemulut suara letupan
pada nada rendah bisa muncul akibat hembusan napas. Untuk mencegah suara
letupan pada nada rendah kita bisa mengaktifkan HPF (High Pass Filter)
yg bekerja antara 80-Hz ~ 125Hz tergantung audio mixer yg digunakan dan
juga penambahan wind screen (penapis angin) yg terbuat dari sponse pada
mic. Pada mic jenis gooseneck atau headset kadang penambahan windscreen
saja tidak cukup untuk menghilangkan suara letupan, cobalah gunakan
kertas tissue beberapa lapis didalam windscreen secukupnya.
Semakin
jauh mic dari sumber suara maka nada rendah semakin tipis, dalam
pengambilan suara pada paduan suara yg biasanya mic cukup jauh dari
sumber suara, kita harus menambahkan penguatan nada rendah (bass) pada
tone control di audio mixer dan mengurangi penguatan pada nada tinggi
(treble) untuk mengurangi noise dari angin disekitar mic. Sehingga suara
yg dihasilkan akan terdengar lembut, tidak cempreng. Untuk bagian
paduan suara ini saya sarankan anda menggunakan mic jenis condenser yg
sangat sensitip agar penggunaan mic tidak terlalu banyak, tetapi hasil
suara akan terdengar lebih alami.
Membandingkan microphone yang sesuai dengan anda?

{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar